Who's behind this blog?

My photo
Depok, Indonesia
Young! Positive, sensitive, exaggerated :p

Friday, February 26, 2016

PARTING

Currently on mood writing on here: www.ayusnotes.wordpress.com

Sunday, December 13, 2015

(Not) Losing Grip

I beg for us to be given the best, in Allah's perspective, also in our perspective, and I know it's not gonna be easy but may Allah ease our way, and lighten us along the way. Last, may happiness surround us, for ever.

May the force be with final takers.

Very much afraid - and about to cry, to fall, to be in despair - but no I cannot be losing my grip. I have faith.

As we might have done our part, let Allah do the rest.
May every single thing turn out to be well.
Aamiin.

Sincerely,

Me-
who in need of prayer-
please may I ask for you to pray for me too? :")

P. S. : so grateful there are many-many kind people in life :"")

Friday, July 24, 2015

Dapat apa di Lebaran kali ini?

Seperti biasa, saya dan keluarga mudik ke Jogja naik kereta (meski harus transit di Bandung).

Lima hari di Jogja menggelitik hati saya untuk menulis. Ada pelajaran kehidupan yang saya dapat dari Lebaran kali ini. Banyak. Hal yang sebenarnya biasa saja karena Lebaran menjadi momen kumpul keluarga dan seringkali dipenuhi wejangan-wejangan dari para tetua keluarga.

Satu nilai mutiara yang paling-paling-paling melekat di hati saya dari Lebaran kali ini adalah tentang kebaikan. Berbuat baik, lebih tepatnya. Ah, rasanya sudah entah berapa kali saya meniatkan diri saya untuk menjadi lebih baik.

Kemudian ketika saudara beda setahun saya keluar rumah menghasilkan uang tidak seperti saya yang menghabiskan uang (untuk diri sendiri). Saya merasa kecil. Lebih kecil dari semut. Tidak lebih berguna dari saudara saya yang masih bayi yang hanya bisa merengek ketika lapar.

Katamu kamu ingin belajar ngoding. Katamu kamu ingin membuat karya. Katamu kamu ingin menjajakan kaki di negara lain. Apa inginmu itu hanya ada di anganmu? :')

Namun, karena kebaikan di mata setiap orang dipandang tidak persis sama, Lebaran kali ini meluaskan persepsi saya tentang kebaikan. In fact, menjadi lebih baik bukan hanya dilihat dari achievementsTo be contentfully being better within self is the point.

Papa berkali-kali-kali bercerita bahwa orang baik selalu mendapat hal yang baik pula. Begitu pula dengan Mama. Tentang membeli dagangan seorang tua, menjenguk orang sakit, menyediakan sarapan, memberikan takjil, membesarkan dan menyayangi  seorang anak, hingga menghargai sesama manusia tanpa memandang latarnya.

Tapi, apakah saya sudah lebih baik dari waktu ketika saya meniatkan untuk menjadi lebih baik? Biarlah waktu yang menjawab. Waktu toh berjalan cepat, jadi jawabannya pun akan cepat datang. Tidak tahu juga, sih.
// Lalu berpikir dua-tiga tahun lagi akan seperti apa ya..................................... So scared, to be honest.


As for me, this thought crossed my mind, 
"Ketakutan terbesar seorang anak mungkin adalah jika tidak bisa menjadi sebaik orang tuanya."

Dan tidak ada salahnya jika dalam ibadah kita, kita turut memanjatkan doa serupa ini, 
Perkenankanlah kami untuk memberi yang lebih baik dari yang orang tua kami berikan kepada kami. Dan mudahkanlah urusan kami. Dan kuatkanlah kami.


If these can't be easier, may we be stronger.
Seperti kata orang: apapun yang terjadi pasti ada hikmahnya.

Awalnya, saya beranggapan bahwa merasa 'sudah cukup baik' itu perlu. Namun, setelah secara tidak sengaja membaca rubrik Parodi dalam Kompas beberapa minggu lalu. Ada yang lebih baik dibandingkan merasa cukup, merasa bersyukur lebih tepatnya. Dalam rubrik itu, penulis beranggapan bahwa sudah sewajarnya untuk manusia tidak pernah merasa cukup. Meski begitu, penulis menuliskan perlu untuk merasa bahwa kehidupan ini baik, diri ini baik, kemampuan untuk memberi lebih dari kebutuhan untuk meminta, dan perspektif positif lainnya yang dapat menjadikan seseorang untuk bersyukur dalam hidupnya. Lalu saya menjadi seperti setuju sekali! Dari syukur itu, bahagia akan datang.
// Saya tidak mencoba untuk menjadi sok bijak, kok. Saya hanya sekedar sedikit bercerita.

Dan saya jadi lebih jatuh cinta lagi dengan Jogja (kecuali udaranya).

Maafkan jika tulisan ini jadi melenceng ke mana-mana.

Kembali lagi ke topik awal, saya belum tahu persis bagaimana caranya menjadi lebih baik..................
Sebisa mungkin, saya akan bagikan jika saya sudah tahu.


Semoga kita selalu dalam kebaikan,

--
Salam,

Ayu Fatmawati

Sunday, June 28, 2015

Overwhelmed

In other words: too much.

Too much things I wanna wrap into my journal.

Sampai bingung mau nulis tentang apa, seperti apa, mulai dari mana...

This semester kind-of made me feel overwhelmed. Yep. I experienced much within these four-or-more months, the expected to the unexpected moments, the good to the bad. There were just so many things as they happened to complete my days. Feeling so blessed to have such parts of life I can't explain one by one. Sorry for being exaggerated, just me being expressive.

So, holiday comes!

Still, so many things............. to do. Hopefully be able to realize them all. I just can't stop being a deadliner. Uh-oh please help me... Wish me us luck.

As a senior said, I do think the same that: the more you (I) learn, the more you (I) realize you (I) are (am) still so long way to go to be great. Very well said.

So, Ramadhan comes!

Feeling like so many mistakes I've done, and feeling so guilty about it. Maybe, I could say that the closer you are to me, the more imperfections you'll see (but a friend will stand still). Nah, the point is:
I DO APOLOGIZE FOR EVERY SINGLE INAPPROPRIATE THING I HAVE DONE
SEMOGA SEHAT SELALU DAN IBADAHNYA LANCAR

These-days-thoughts:
  • No one can't tell fate of a child. To be able to be children whose best man and woman are their own parents is such a priceless gift.

At last........
So, I am being self-oriented-writer once more. Well maybe it is inevitable that this-is-just-so-me. I think I don't like the idea of me losing my self in my own writing. So, yea sorry for this-lame-post. Maaf ngga jelas.


Warm regards,
(love-love-love)

P.S.: Trying to be patient with gadgets. Please help me get through this :")
P.P.S: Please remind me to be grateful (repeating for zillion times) :")